Jenis Makanan Sehat Untuk Penderita Diabetes

30 Apr

Agar kondisi gula darah tetap stabil dan sehat, penderita diabetes harus menjaga diet khusus. Ada beberapa jenis makanan sehat untuk penderita diabetes yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi resistensi insulin, menghambat penyerapan karbohidrat, mencegah penyakit jantung yang membahayakan penderita diabetes, memperkuat daya tahan tubuh, dsb.

Oleh karena itu, penting untuk kita mengetahui jenis makanan apa saja yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Jenis Makanan Sehat Bagi Penderita Diabetes

makanan sehat diabetes
Ada 4 komponen dalam makanan yang dapat mempengaruhi gula darah anda, yaitu:

  • Karbohidrat
  • Serat
  • Protein
  • Lemak

Karbohidrat meningkatkan gula darah lebih cepat dan memiliki pengaruh terbesar pada glukosa darah dibandingkan dengan makanan yang mengandung protein atau lemak. Kandungan serat, protein, dan lemak menyebabkan kenaikkan gula darah setelah makan.

Mengatur dan menjaga keseimbangan yang sehat dari karbohidrat, protein dan lemak dalam makanan anda dapat membantu anda mengelola gula darah anda. Berikut ini jenis makanan sehat bagi penderita diabetes:

  • Gandum

Gandum kaya akan serat. Selain kaya serat, gandum juga memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang diperlukan tubuh. Karbohidrat dalam konteks ini merupakan penghasil energi. Namun, bukanlah karbohidrat dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah?

Karbohidrat secara umum memang dapat menyebabkan lonjakan pada kadar gula darah. Namun, itu hanya terjadi jika yang dikonsumsi adalah makanan dengan kandungan karbohidrat sederhana. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat komplks seperti halnya gandum justru tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Konsumsi secara tuin bahkan dapat menghambat pelepasan gula ke dalam aliran darah sehingga kadar gula darah dapat terjaga kestabilannya.

  • Oatmeal

Oatmeal juga kaya akan serat, protein dan karbohidrat. Namun seperti halnya kandungan karbohidrat yang ada dalam gandum, karbohidrat yang dimiliki oatmeal juga tidak akan menyebabkan lonjakan pada kadar gula darah. Selain itu, perlu diketahui juga bahwa konsumsi oatmeal juga sangat dianjurkan mengingat makanan ini sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Apalagi dengan adanya fakta bahwa penderita diabetes mempunyai resiko lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung. Jadi konsumsi oatmeal akan sangat bermanfaat untuk mengurangi resiko tersebut selain menjaga kadar gula darahnya agar tetap stabil.

  • Beras Merah

Makanan lainnya yang juga mengandung serat adalah beras merah. Selain mengandung serat dalam jumlah yang cukup, beras merah juga memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi sehingga anda tidak perlu khawatir akan kekurangan sumber penghasil energi dengan tidak mengkonsumsi nasi. Justru konsumsi nasi untuk kasus penderita kencing manis perlu dikurangi karena dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

  • Bayam

Sayuran hijau seperti bayam kaya akan klorofil yang berfungsi sebagai zat antioksidan bagi tubuh. Selain itu, sayuran hijau juga dikenal kaya akan lutein. Lutein ini yang fungsinya mirip dengan karotenoid dapat membantu mengurangi resiko terjadinya kerusakan mata. Hal ini karena umumnya penderita diabetes mengalami gangguan pada penglihatannya, khususnya bagi mereka yang menderita diabetes menahun. Karenanya konsumsi sayuran hijau perlu ditambah untuk menjaga fungsi mata agar tetap baik.

Itulah beberapa jenis makanan sehat bagi penderita diabetes. Semoga dengan adanya sajian artikel ini menjadi sebuah referensi anda. Terimakasih

| Jenis Makanan Sehat Untuk Penderita Diabetes

Artikel terkait
Obat Diabetes
Tips aman berolahraga bagi penderita diabetes

Tips Aman Berolahraga Bagi penderita Diabetes

29 Apr

Menjaga gula darah agar tetap stabil adalah salah satu hal yang wajib diperhatikan bagi para penderita diabetes. Tidak hanya harus mengatur pola makan, namun juga berolahraga secara teratur. Cara ini, dapat mengurangi risiko terjadinya komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes.

Penyakit diabetes melitus atau disebut juga dengan kencing manis atau penyakit gula adalah penyakit metabolisme tubuh dimana jumlah gula didalam darah melebihi normal. Sebelumnya kita juga telah membahas mengenai kadar gula darah normal menurut WHO yang harus terus kita perhatikan untuk terus tetap stabil.

Dan salah satu upaya untuk menstabilkan kadar gula darah tersebut bisa anda lakukan dengan cara berolahraga secara teratur. Adapun Tips Aman Berolahraga Bagi Penderita Diabetes.

Tips Aman Berolahraga Bagi penderita Diabetes

jalan kaki
Salah satu tips sehat menjaga kesehatan penderita diabetes adalah dengan berolahraga secara teratur, seperti: Jalan kaki, berenang, berdansa, bersepeda, baseball dan bowling. Itu semua termasuk kedalam jenis olahraga yang baik untuk kesehatan penderita diabetes. Bahkan, anda juga bisa berolahraga saat membersihkan rumah atau bekerja di taman anda. Manfaat berolahraga secara teratur, diantaranya yaitu:

  1. Dapat menjaga berat badan tetap stabil
  2. Dapat membantu kerja insulin
  3. Baik untuk jantung dan paru-paru
  4. Dapat memberikan energi lebih.

Namun, sebelum melakukan kegiatan berolahraga, kami sarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk memastikan dan mengecek jantung dan kaki anda tidak mengalami masalah, sehingga tidak menimbulkan efek bahaya dari olahraga yang anda lakukan.

Berolahraga secara rutin, minimal 3 kali dalam seminggu selama 30-45 menit setiap kalinya. Apabila sudah lama anda tidak melakukan olahraga, mulailah secara perlahan: 5-10 menit setiap olahraganya, kemudian secara bertahap naikkan interval waktunya.

Apabila anda belum makan selama lebih dari 1 jam atau gula darah anda kurang dari 100-120,makanlah atau minumlah sesuatu seperti apel atau segelas susu sebelum berolahraga. Saat anda berolahraga, jangan lupa membawa makanan ringan untuk berjaga-jaga agar kadar gula darah anda tidak terlalu rendah.

Hal-hal yang perlu diperhatikan apabila anda memakai insulin:

  1. Berolahraga setelah makan, jangan sebelum makan
  2. Cek kadar gula darah sebelum, selama dan sesudah olahraga. Jangan berolahraga jika kadar gula darah anda lebih dariĀ  240
  3. Hindari olahraga sebelum anda tidur, karena mengakibatkan kadar gula darah anda rendah pada malam hari.

Tips untuk anda yang tidak memakai insulin

  1. Konsultasi ke dokter sebelum berolahraga
  2. Cek kadar gula darah anda sebelum dan sesudah berolahraga saat mengkonsumsi pil diabetes.

Itulah beberapa tips aman berolahraga bagi penderita diabetes. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan serta pengetahuan bagi penderita diabetes.

| Tips Aman Berolahraga Bagi penderita Diabetes

Artikel lainnya

Obat Diabetes

Pentingnya Mengetahui Kadar Gula Darah Normal Menurut WHO

28 Apr

Siapapun bisa terkena penyakit diabetes. Karena itu, untuk mengetahui apakah anda punya penyakit diabetes atau tidak, sebaiknya segera melakukan cek akdar gula darah.
Setiap orang memerlukan tenaga walaupun dia seorang penderita diabetes dengan gula darah tinggi sekalipun. Jika terlalu menghindari makanan manis, maka orang tersebut akan mengalami gula darah rendah. Biasanya, ditandai dengan rasa lemas dan kunang-kunang. Untuk itu, apabila terjadi gula darah drop dan terasa lemas, segera makan yang manis-manis.

Makanan manis yang disarankan adalah buah-buahan. Buah manis dapat dengan cepat dicerna oleh tubuh yaitu antara 10-20 menit saja. Dengan makan besar seperti makan nasi seperti biasa maka akan membutuhkan waktu antara 2-3 jam untuk dicerna. Segera makan buah apabila gula darah rendah. Lalu berapa kadar gula darah normal yang dibutuhkan tubuh? Berikut ini sedikit kam jelaskan mengenai kadar gula darah normal yang menurut badan kesehatan dunia (WHO).

Pentingnya Mengetahui Kadar Gula Darah Normal yang Dibutuhkan Tubuh

Tidak sedikit orang yang belum mengetahui kisaran kadar gula darah ideal. Untuk mengetahui hal itu, kita dapat merujuk pada ukuran gula darah yang normal menurut WHO. Supaya kita dapat memiliki acuan yang terpercaya dan jelas untuk menjaga kadar gula dalam tubuh kita agar tidak naik dan turun. Berikut ini, penjelasan mengenai kadar gula darah normal menurut WHO.

  1. cek kadar gula darahKetika orang sedang melakukan puasa kadar gula darah normal dalam tubuh adalah 4 – 7 mmol/l atau setara dengan 72 – 126 mg/dL
  2. Sedangkan setelah kurang lebih 90 menit kita makan, kadar gula darah yang normal dalam tubuh adalah 10 mmol/l atau setara dengan 180 mg/dL
  3. Dan pada malam hari kadar gula darah yang normal dalam tubuh kita adalah 8 mmol/l atau setara dengan 144 mg/dL.

Dengan menjaganya tetap normal. Anda tidak perlu khawatir akan risiko diabetes. Apabila lebih tinggi dari batas normal maka wajib untuk melakukan diet gula. Walaupun demikian, dalam diet gula disarankan untuk tidak melakukannya dengan terlalu ekstrim menghindari yang manis-manis.

Setelah mengetahui batas kadar gula darah normal. Tinggal bagaimana anda menjaganya agar tetap ideal. Jika melebihi batas normal maka segera lakukan diet gula dengan merubah pola makan. Hal ini sangat disarankan karena dengan pola makan yang baik dan dilakukan terus menerus maka diabetes bukan hal yang mengerikan. Banyak orang yang setelah divonis diabetes lalu sangat menghindari yang manis-manis. Ini juga akan mengakibatkan drop. Libatkan orang-orang sektiar untuk membantu mengatur pola makan, kalau perlu yang tidak kena diabetes pun dapat mengikuti pola makan yang baik untuk mencegah terjadinya diabetes.

Namun, untuk mengatur pola makan juga tidak semua orang akan mudah melakukannya. Hal ini dapat dilakukan dengan meminum obat penurun gula darah atau suntik insulin. Pada intinya, rajinlah memeriksa gula darah dan jaga agar kadar gula darah anda tetap normal.

| Kadar Gula Darah Normal Menurut WHO

 

Artikel lainnya:
Cara mencegah penyakit diabetes sejak dini

Cara Mencegah Penyakit Diabetes Sejak Dini

25 Apr

Diabetes mellitus adalah penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian. Hal ini sebenarnya bukan karena parahnya penyakit diabetes yang diderita, namun lebih sering akibat dari komplikasi penyakit diabetes itu sendiri. Karena itulah, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mencegah penyakit diabetes sejak dini. Tujuannya untuk menghindari dan mengurangi risiko terjadinya penyakit diabetes.

Cara Mencegah Penyakit Diabetes Sejak Dini

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang paling berbahaya ke 4 di Dunia, selain HIV/AIDs, jantung dan TBC. Menurut info yang kami dapatkan di Indonesia sendiri ada sekitar 7 diantara 100 penduduk yang mengidap penyakit diabetes (baik baru gejala maupun yang sudah parah). Untuk mengurangi risiko tersebut, mari kita cari tahu bersama mengenai tips mencegah penyakit diabetes:

cegah diabetes

  • Perubahan Gaya Hidup

Gaya hidup seseorang dapat mempengaruhi risiko diabetes. Seperti gaya hidup instan yang dijalani orang-orang pada umumnya akan sangat berdampak pada meningkatnya kadar gula darah mereka. Hal ini karena gaya hidup instan akan cenderung mengkonsumsi makanan-makanan instan yang rendah kalori dan tinggi lemak. Selain rendah kalori dan tinggi lemak, makan-makanan tersebut juga mengandung bahan pengawet, pewarna buatan, pemanis bahkan penyedap yang tidak baik bagi tubuh. Jika terus menerus dikonsumsi maka akan memicu kerusakan sel atau bahkan jaringan. Oleh sebab itulah mengapa perubahan gaya hidup sangat penting dalam mencegah penyakit diabetes.

  • Pengaturan Pola Makan

Usahakan untuk makan teratur, supaya kebutuhan nutrisi tubuh tetap dapat terpenuhi dengan baik. Hal ini karena malnutrisiakan dapat mengganggu fungsi tubuh sehingga dampaknya akan berakibat pada rentannya tubuh terhadap infeksi maupun penyakit.

  • Lakukan Olahraga Teratur

Olahraga teratur minimal 3-5 kali seminggu terbukti dapat menurunkan risiko diabetes. Khususnya bagi mereka yang mempunyai riwayat keluarga penderita diabetes. Dengan berolahraga teratur anda akan dapat menjaga berat badan anda karena olahraga akan membantu anda dalam membakar lemak berlebih di dalam tubuh. Selain membantu membakar lemak dalam tubuh yang berlebihan, olahraga teratur juga terbukti mampu melancarkan penyampaian nutrisi ke seluruh bagian tubuh. Hal terpenting dari olahraga teratur adalah dapat membantu dan menstabilkan gula darah anda.

  • Menjaga Berat Badan

Badan yang gemuk atau berat badan berlebih merupakan salah satu faktor terbesar yang bisa menimbulkan penyakit diabetes. Karena hal ini disebabkan oleh penimbunan lemak di dalam tubuh terutama pada daerah sekitar perut dan pinggang dapat menghambat kerja pankreas dan memicu resistensi sel terhadap insulin. Jika hal ini terjadi, maka gula darah anda akan meningkat drastis.

  • Istirahat yang cukup

Cukup tidur merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh. Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, tidur selama 6 jam pada malam hari bisa membantu pencegahan penyakit diabetes. Karena, jika anda kurang istirahat maka akan membuat hormon kortisol di dalam tubuh semakin meningkat sehingga insulinsemakin meningkat dan gula darah menjadi tidak seimbang.

  • Kurangi minuman manis

Minuman yang mengandung zat pemanis adalah sumber gula yang tidak terlihat yang bisa membuat gula darah dalam tubuh meningkat, sehingga damapk dan risiko terkena diabetes akan semakin besar jika anda sering meminum minuman manis.

  • Jauhi Stres

Kadar gula darah juga bisa meningkat jika dalam kondisi stres berlebihan. Hindari stres berlebihan dengan cara refreshing ke tempat wisata atau melakukan latihan pernafasan untuk menghilangkan stres.

Itulah beberapa cara mencegah penyakit diabetes yang bisa anda jalani dengan mudah. Sebelum, semuanya terlambat terkena penyakit diabetes. Segeralah lakukan tips-tips diatas untuk menghindari serta mengurangi risiko terkena penyakit diabetes.

| Cara Mencegah Penyakit Diabetes Sejak Dini

Artikel lainnya mengenai

Obat Penurun Gula Darah

Komplikasi Penyakit Diabetes Akut dan Diabetes Kronis

24 Apr

Diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dalam jangka waktu panjang dapat menimbulkan berbagai gangguan (komplikasi). Kadar glukosa darah yang tinggi secara terus menerus selama bertahun-tahun pada akhirnya merusak organ-organ tubuh. Hampir seluruh organ tubuh dapat terpengaruh oleh diabetes kronis, seperti: jantung, pembuluh darah, ginjal, mata, sistem saraf, dll.
Oleh karena itu, penderita diabetes diharuskan untuk selalu mengontrol kadar gula darah atau glukosa secara teratur, menjaga pola makan, mengatur berat badan dan melakukan cek up secara rutin. Berikut dibawah ini komplikasi Penyakit Diabetes Akut dan Diabetes Kronis

komplikasi Penyakit Diabetes Akut dan Diabetes Kronis

komplikasi penyakit diabetes

  1. 1. Komplikasi Diabetes Akut / Komplikasi Jangka Pendek

Penyakit diabetes melitus jangka pendek dapat diikuti dengan berbagai komplikasi. Seperti:

  • Hiperglikemia

Yaitu Kondisi yang serius dimana gula darah tinggi dalam waktu panjang yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan organ tubuh. Komplikasi ini dapat terjadi jika pasien tidak mengambil tindakan-tindakan untuk mengurangi level glukosa dalam darah seperti injeksi insulin atau disebabkan karena pola makan dan gaya hidup yang tidak berorientasi pada penenangan penyakit diabetes.

  • Hipoglikemia

Dalam kasus ini terjadi penanganan yang salam pada penderita diabetes sehingga level glukosa dalam darah menjadi terlalu rendah. Melewatkan jam makan dan berolahraga serta mengkonsumsi obat diabetes (memperkecil kadar glukosa) atau melakukan injeksi insulin bisa menyebabkan hipoglikemia. Untuk mencegah terjadinya hipoglikemia, disarankan untuk selalu mengontrol gula darah serta seringlah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan diabetes yang tepat.

  • Ketoacidosis

Yaitu, komplikasi penyakit diabetes yang terjadi saat tubuh tidak mampu menggunakan glukosa atau gula darah sebagai energi karena kekurangan insulin. Saat sel-sel tubuh kekurangan energi, mereka akan menggunakan cadangan lemak sebagai energi. Saat jaringan lemak terganggu, terbentuklah zat keton atau racun dalam darah. Kondisi ini dapat mengakibatkan kesulitan bernapas, sakit perut parah dan dehidrasi.

  1. 2. Komplikasi Diabetes Kronis atau Komplikasi Jangka Panjang

Semakin lama seseorang menderita penyakit diabetes, maka akan semakin tinggi pula resiko seseorang mengalami komplikasi akibat dari masalah glukosa dalam darah.
Penanganan yang baik dan tepat bisa mencegah terjadinya komplikasi-komplikasi atau semakin baik pasien mengontrol level glukosa tetap normal maka semakin kecil resiko seseorang terkena komplikasi diabetes.

Komplikasi akibat diabetes umumnya berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah. Diabetes dalam jangka panjang dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengurangi volume aliran darah ke berbagai bagian tubuh seperti mata, ginjal, jaringan saraf, dll. Akibatnya, bagian-bagian tubuh tersebut akan mengalami kerusakan fungsi yang serius bahkan mengancan jiwa. Berikut dibawah ini komplikasi-komplikasi yang dapat ditimbulkan dari penyakit diabetes jangka panjang atau kronis:

  • Kerusakan mata

Penyakit diabetes dapat merusak pembuluh darah di mata yang bisa menyebabkan timbulnya gangguan kesehatan mata seperti: katarak, glaukoma, kerusakan retina, hingga kebutaan.

  • Masalah pada kulit dan kaki

Penderita diabetes sangat rentan terhadap masalah kaki. Rusaknya jaringan saraf dan pembuluh darah akan membatasi aliran darah ke tempat tersebut. Luka gores kecil di kaki atau kulit dengan mudah berubah menjadi luka infeksi yang sangat parah. Tanpa perhatian yang serius, luka tersebut akan semakin menyebar dan merusak. Pada kondisi terparah, bagian tersebut harus diamputasi agar infeski tidak terus menyebar.

  • Masalah jantung

Peneliti mengatakan bahwa resiko serangan jantung pada penderita diabetes sama dengan orang yang pernah terkena serangan jantung sebelumnya.

Adapun beberapa masalah pada jantung dan penyempitan pembuluh darah yang berhubungan dengan penyakit diabetes, diantaranya yaitu:

  1. Stroke
  2. Kerusakan pembuluh arteri
  3. Tekanan darah tinggi
  4. Kolesterol tinggi
  5. Neurophaty

Gula yang berlebihan pada tubuh dapat merusak saraf dan jaringan pembuluh di kaki dan tangan yang menyebabkan kesemutan, mati rasa, sakit atau sensai seperti terbakar. Bahkan pada kondisi mati rasa yang parah, penderita diabetes tidak bisa merasakan rasa sakit jika tergores, hingga akhirnya sadar saat luka tersebut melebar dan terinfeksi.

Selain beberapa komplikasi diatas, penyakit-penyakit dibawah ini juga memiliki potensi terjadi pada penderita diabetes dalam jangka panjang, seperti:

  1. Infeksi kulit
  2. Infeksi saluran kemih
  3. Gagal ginjal
  4. Disfungsi ereksi.

Itulah beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada penderita diabetes. Untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit diabetes, disarankan untuk selalu mengecek kadar gula darah, serta menjaga pola hidup dan diet agar gula darah tetap normal.

 

 

| Komplikasi Penyakit Diabetes

 

 

Artikel lainnya:
Perbedaan diabetes basah dan diabetes kering