Perbedaan Diabetes Basah Dan Diabetes Kering Berdasarkan Gejalanya

23 Apr

penyakit diabetes merupakan penyakit yang terjadi disebabkan oleh kelebihan kadar gula darah, dan bisa terjadi pada siapa saja.
Penyakit diabetes dapat dibedakan menjadi 3 yaitu:

  1. Diabetes tipe 1
  2. Diabetes tipe 2
  3. Diabetes gestasional

Telah dijelaskan sebelumnya mengenai diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.
Dalam penyakit diabetes ada istilah diabetes kering dan basah. Namun, sebenarnya dalam ilmu kedokteran tidak ada istilah demikian.

Istilah diabetes basah dan kering merupakan kata lain dari diabetes tipe 2, dimana biasanya terjadi pada orang-orang lanjut usia dan disebabkan oleh gula darah yang sangat tinggi dan biasanya melebihi kadar diabetes kering. Sedangkan yang dimaksud diabetes kering adalah sebutan lain dari penyakit diabetes yang dikarenakan penderitanya mengalami kekeringan atau tubuh menjadi kurus sekali tanpa ada sebab yang jelas. Tanpa sebab yang jelas disini diartikan karena tubuh menggunakan lemak untuk menjadikan tenaga, tidak lagi glukosa karena hormon insulin tidak bisa atau tidak ada untuk memecah glukosa menjadi tenaga. Sehingga terjadilah yang disebut dengan diabetes kering.

Perbedaan Diabetes Basah Dan Diabetes Kering Berdasarkan Gejalanya

kontrol diabetes
Gejala Diabetes Basah

  1. Gejala atau tanda diabetes basah sebenarnya hampir mirip dengan gejala dan tanda diabetes kering. Hal yang membedakan memang fase dan juga keadaan fisik. Berikut ini gejala yang ditimbulkan dari penyakit diabetes basah:
    Adanya infeksi pada jaringa kulit, jaringan saraf, dan jaringan otot. Infeksi ini diakibatkan oleh bakteri Clostridium perfringens atau Bacillus fusiformis. Secara alami, infeksi biasanya terjadi pada daerah yang lembab, seperti mulut, usus, paru-paru, serviks dan juga vulva. Sedangkan pada penderita diabetes basah, infeksi banyak terjadi di daerah kaki.
  2. Adanya infeksi yang sebenarnya berawal dari luka. Karena kadar gula darah yang tinggi, luka menjadi susah sembuh. Keadaan ini membuat bakteri hinggap dan akhirnya tumbuh berkembang sehingga infeksi bertambah parah. Jika dibiarkan, keadaan ini bisa berujung pada kebusukan sehingga bagian tersebut harus diamputasi (dipotong).

Gejala Diabetes Kering

  1. Rasa lapar yang hebat dikarenakan tidak adanya glukosa ke sel-sel tubuh karena menumpuk semua ke dalam darah
  2. Rasa haus yang hebat
  3. Mata kabur dikarenakan kadar gula dalam darah tinggi dan dapat mempengaruhi lensa mata
  4. Sensitif karena terjadi fluktuasi dalam darah sehingga mood berubah-ubah
  5. Pegal pada otot dehidrasi hebat
  6. Gatal-gatal karena kadar gula dalam darah tinggi
  7. Berat badan mengalami penurunan drastis karena lemak terus di bakar menjadi tenaga
  8. Nafas bau seperti bau buah akibat pembentukan keton (zat yang baunya menyerupai buah-buahan) sebagai hasil proses pembakaran lemak dengan aseton sebagai sumber energi.

Penyebab Diabetes Kering

  • Obesitas: Orang-orang yang mengalami obesitas lebih rentan terkena diabetes kering ini
  • Obat-obatan kimia: Obat berbahan kimia biasanya dapat mengakibatkan terjadinya diabetes kering
  • Pola makan tidak teratur: Sering memakan makanan yang manis terlalu banyak, memakan makanan ringan terlalu banyak dan suka minum soft drink.
  • Faktor genetik: Faktor keturunan juga sangat mempengaruhi biasanya bila ada riwayat keluarga terkena penyakit ini maka keturunannya pun beresiko terkena diabetes kering.
  • Pola hidup: Pola hidup yang tidak sehat sangat berpengaruh pada kesehatan,misalnya: kurang olahraga, kurang tidur, dan sering duduk dapat menimbulkan penyakit ini.

Waspadalah bila anda mengalami atau menemukan gejala-gejala seperti diatas. Segera lakukan pemeriksaan sebelum terjadi penyakit diabetes yang lebih serius, dan supaya mendapatkan penanganan secara langsung misalnya seperti pemberian obat diabetes. Lebih cepat lebih baik !

| Perbedaan Diabetes Basah Dan Diabetes Kering

Artikel lainnya:

Perbedaan diabetes melitus dan diabetes insipidus

Perbedaan Diabetes Melitus dan Diabetes Insipidus Berdasarkan Pengertiannya

22 Apr

Perbedaan diabetes melitus dan diabetes insipidus adalah dua kondisi yang sama sekali terpisah dengan mekanisme yang tidak terkait. Jumlah penyebab baik besar urin yang akan diproduksi (poliuria). Diabetes adalah istilah yang berasal dari nama Yunani untuk gejala ini. Namun, diabetes insipidus adalah salah satu masalah dengan produksi hormon antidiuretik (central diabetes insipidus) atau respon ginjal terhadap hormon antidiuretik (nephrogenic diabetes insipidus), sedangkan diabetes mellitus menyebabkan poliuria melalui proses yang disebut diuresis osmotik, karena gula darah tinggi bocor ke dalam urin dan mengambil kelebihan air bersama dengan itu.
Penyakit diabets ini terbagi menjadi 2, meskipun sama-sama disebut diabetes namun penyakit ini sangat berbeda. Pada kedua penyakit ini menyerang organ tubuh yang berbeda.

Perbedaan Diabetes Melitus dan Diabetes Insipidus Berdasarkan Pengertiannya

perbedaan diabetsDilihat dari gejalanya, penderita penyakit diabetes insipidus dapat buang air kecil lebih dari 30 kali dalam sehari. Itu pun tergantung dari berapa banyak penderita minum air. Semakin banyak minum akan semakin banyak juga kencingnya. Sedangkan diabetes melitus adalah penyakit diabetes yang sering kita kenal yaitu dengan penyakit kencing manis. Berikut ini perbedaan diabetes melitus dengan diabetes insipidus berdasarkan pengertiannya:

  • Diabetes Melitus

Diabetes melitus atau sering disebut juga penyakit kencing manis merupakan penyakit yang disebabkan oleh berlebihannya kadar glukosa dalam darah. Hal ini dikarenakan kurangnya produksi hormon insulin yang berfungsi untuk mengubah glukosa menjadi glikogen dalam darah manusia. Akibat dari glukosa dalam darah yang tidak dapat mengubahnya ke bentuk lain sehingga terjadilah penumpukkan jumlah glukosa dalam darah dan terjadilah tingginya konsentrasi gula dalam darah. Pada umumnya diabetes melitus ini disebabkan karena rusaknya sebagian kecil dari sel-sel betha atau pulau-pulau langerhans pada pankreas dimana fungsinya menghasilkan hormon insulin.

  • Diabetes Insipidus

Merupakan penyakit yang ditandai dengan terlalu banyak kencing karena disebabkan tubuh yang kekurangan hormon ADH (Antidiuretic hormone), sedangkan hormon ADH yaitu senyawa hormon yang berfungsi menstimulasi ginjal untuk melakukan penyerapan air lebih banyak dari pada urin yang akan dibuang keluar tubuh. Nah, karena kurangnya hormon ADH inilah yang mengakibatkan ginjal tidak bisa menyerap kelebihan air sehingga air tersebut langsung dibuang keluar tanpa ada proses penyerapan kembali. Itulah sebabnya penderita diabetes insipidus berdampak pada terlalu seringnya mengeluarkan air kencing dalam jumlah yang tidak normal.

Itulah hal yang membedakan antara diabetes melitus dan diabetes insipidus. Dari penjelasan diatas, jelas bahwa 2 jenis penyakit diabetes tersebut berbeda. Semoga sajian artike ini bermanfaat untuk anda dan menambah wawasan. Terimakasih

| Perbedaan Diabetes Melitus dan Diabetes Insipidus

Baca Artikel lainnya

Seputar Penyakit Diabetes Insipidus

21 Apr

Diabetes insipidus adalah penyakit yang berkaitan dengan hormon ADH (Anti-diuretik hormon) atau reseptornya. Hormon ADH bekerja pada ginjal untuk memekatkan urin, sehingga terjadi keseimbangan air dan elektrolit dalam tubuh. Bila terjadi gangguan pada produksi hormon ADH atau masalah pada reseptornya di ginjal, maka akan membuat produksi urin yang berlebihan sehingga bisa mengakibatkan dehidrasi dan membuat penderita merasa kehausan setiap saat.

Seputar Penyakit Diabetes Insipidus

diabetes insipidusDiabetes insipidus dan diabetes mellitus merupakan dua penyakit yang berbeda dan tidak terkait. Walaupun kedua penyakit ini memiliki gejala yang sama yaitu polyuria (produksi urin yang berlebihan), namun pada penderita diabetes insipidus tidak mengandung glukosa.

Ada 2 jenis utama diabetes insipidus, diantaranya yaitu:

  • Diabetes insipidus kranial / sentral

Diabetes insipidus kranial terjadi ketika ADH tidak cukup dalam tubuh untuk mengatur jumlah urin yang dihasilkan. Ini adalah jenis yang paling umum dari penyakit diabetes insipidus dan dapat disebabkan oleh kerusakan pada hipotalamus atau kelenjar pituitari, misalnya setelah infeksi, operasi atau cedera kepala. Sekitar 30% kasus diabetes insipidus kranial yang penyebab kondisinya tidak diketahui.

  • Diabetes insipidus nefrogenik.

Terjadi ketika terdapat ADH yang cukup dalam tubuh, namun ginjal gagal menanggapinya. Kondisi ini disebabkan oleh faktor keturunan atau dapat disebabkan oleh kerusakan ginjal.

Penyebab Diabetes Insipidus

Terdapat beberapa penyebab terjadinya penyakit diabetes insipidus, diantaranya yaitu:

  1. Gangguan hipotalamus atau hipofisa
  2. Cedera otak (terutama patah tulang di dasar tengkorak)
  3. Tumor
  4. Sarkoidosis atau tuberkulosis
  5. Aneurisma atau penyumbatan arteri yang menuju ke otak
  6. Beberapa bentuk ensefalitis atau meningitis.

Gejala Penyakit Diabetes Insipidus

Gejala Insipidus bisa timbul secara perlahan maupun secara tiba-tiba pada segala usia. Seringkali satu-satunya gejala adalah rasa haus dan pengeluaran air kemih yang berlebihan. Sebagai kompensasi hilangnya cairan melalui air kemih, penderita bisa minum sejumlah besar cairan. Jika kompensasi ini tidak terpenuhi, maka dengan segera akan terjadi dehidrasi yang menyebabkan penurunan tekanan darah dan syok. Penderita akan terus berkemih dalam jumlah yang sangat banyak, terutama di malam hari. Dan berikut dibawah ini gejala umum dari penyakit diabetes insipidus:

  • Rasa haus yang berlebihan
  • Produksi urin yang berlebihan
  • Kelelahan yang berhubungan dengan gangguan keseimbangan elektrolit.

Sebenarnya, penyakit diabetes insipidus merupakan suatu kondisi yang jarang terjadi, diperkirakan mempengaruhi 1 dari 25.000 orang. Seperti kondisi umum yang diperoleh dari luka atau infeksi, diabetes insipidus dapat mempengaruhi semua orang dari segala usia.
Maka dari itu, penting untuk kita mengenal gejala penyakit insipidus. Sebagai langkah awal kepedulian kita terhadap kesehatan diri sendiri.

| Seputar Penyakit Diabetes Insipidus

 

Artikel lainnya:

Obat turunkan gula darah

Diabetes Tipe 2

Pentingnya Mengenali Penyakit Diabetes Tipe 2

20 Apr

Penyakit diabetes terjadi jika tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup untuk mempertahankan kadar gula darah yang normal atau jika sel tidak memberikan respon yang tepat terhadap insulin.

Di artikel sebelumnya kita telah membahasa mengenai seputar jenis penyakit diabetes tipe 1, kini giliran pengenalan mengenai penyakit diabetes tipe2.
Sebenarnya, diabetes tipe 2 terjadi karena tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang mencukupi atau karena insulin tidak dapat digunakan dengan baik (resistensi insulin). Tipe ini merupakan yang terbanyak di derita saat ini (90% lebih), sering terjadi pada mereka yang berusia lebih dari 40 tahun, gemuk dan mempunyai riwayat diabetes dalam keluarga.

Kenali Penyakit Diabetes Tipe 2

diabetes tipe 2Diabetes tipe 2 merupakan diabetes Non-insulin dependent diabetes melitus yang artinya penyakit diabetes mellitus tanpa bergantung pada insulin. Penyakit diabetes tipe 2 terjadi disebabkan karena insulin yang dibuat tidak cukup. Kebanyakan dari insulin yang diproduksi dihisap oleh sel-sel lemak akibat gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Sedangkan pankreas tidak dapat membuat cukup insulin untuk mengatasi kekurangan insulin sehingga kadar gula dalam darah akan naik. Penyakit diabetes melitus tipe 2 cenderung akan semakin parah secara bertahap bila tidak segera mendapatkan penanganan sejak dini.

Penyebab Diabetes Tipe 2

Yang menjadi penyebab terjadinya penyakit diabetes tipe 2, dikarenakan insulin yang dihasilkan oleh pankreas tidak mencukupi untuk mengikat gula yang ada dalam darah akibat pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat. Namun, berikut dibawah ini beberapa penyebab utama terjadinya penyakit diabetes tipe 2, diantaranya yaitu:

  • Adanya faktor keturunan
  • Pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat; misalnya seperti banyak makan-
  • makanan cepat saji, makan makanan berlemak dan tidak sehat
  • Kada kolesterol tinggi
  • Jarang berolahraga
  • Obesitas atau kelebihan berat badan.

Gaya hidup yang tidak sehat membuat sistem metabolisme dalam tubuh  tidak sempurna sehingga membuat insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Hormon insulin dapat diserat oleh lemak yang ada dalam tubuh. Sehingga pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat bisa membuat tubuh kekurangan insulin.

Dari penjelasan diatas sudah jelas bahwa faktor gaya hidup kita sendirilah yang mempengaruhi kesehatan kita. Untuk itu, mulailah membuka kesadaran diri sendiri untuk menerapkan gaya hidup sehat dan ajarkan pada anak-anak kita sejak dini untuk selalu menerapkan gaya hidup serta pola makan yang baik. Semoga dengan adanya artikel kami, menjadikan diri anda jauh lebih baik dan mencintai diri sendiri.

Semoga Bermanfaat dan Terimakasih

| Kenali Penyakit Diabetes Tipe 2

 

Artikel lainnya:

Mengenal Jenis Diabetes Tipe 1

18 Apr

Mengenal Penyakit Diabetes Tipe 1,- Pada diabetes tipe 1, sistem imun anda yang normalnya berfungsi untuk melawan bakteri atau virus malah menyerang hormon insulin. Kondisi ini membuat anda kekurangan atau bahkan tidak memiliki insulin. Alih-alih dihantarkan ke dalam sel, sehingga gula akan menumpuk di dalam aliran darah.
Diabetes tipe 1 termasuk penyakit autoimun yang menyebabkan pankreas seseorang berhenti memproduksi insulin. Insulin adalah hormon yang mengubah gula dari makanan menjadi energi. Diabetes tipe 1 terjadi ketika antibodi jahat dari dalam tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin di dalam pankreas, sel tersebut namanya adalah beta cell.
Penyakit diabetes tipe 1 sering disebut juga insulin dependent diabetes melitus atau diabetes mellitus yang bergantung pada insulin. Jadi, diabetes tipe 1 berkaitan dengan ketidaksanggupan pankreas untuk membuat insulin. Sehingga diabetes tipe ini berkaian dengan kerusakan atau gangguan fungsi pankreas menghasilkan insulin.

Penyebab Diabetes Tipe 1

diabetes tipe 1Penderita penyakit diabetes tipe 1 sebagian besar terjadi pada orang dibawah umur 30 tahun. Itu sebabnya penyakit ini sering dijuluki diabetes anak-anak, karena penderitanya lebih banyak terjadi pada anak-anak dan remaja. Pada diabetes tipe 1, pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin akibat kelainan sistem imun tubuh yang menghancurkan sel yang menghasilkan insulin atau karena infeski virus sehingga hormon insulin dalam tubuh berkurang dan mengakibatkan timbunan gula pada aliran darah.
Karena kekurangan insulin dapat menyebabkan glukosa tetap ada di dalam aliran darah dan tidak dapat digunakan sebagai energi. Beberapa penyebab pankreas tidak dapat menghasilkan cukup insulin pada penderita diabetes tipe 1, antara lain dikarenakan oleh:

  1. Adanya faktor keturunan atau genetika. Jika salah satu atau kedua orang tua menderita diabetes, maka anak akan beresiko terkena diabetes.
  2. Autoimunitas yaitu tubuh alergi terhadap salah satu jaringan atau jenis selnya sendiri yang ada dalam pankreas. Sehingga tubuh kehilangan kemampuan untuk membentuk insulin karena sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin.
  3. Virus atau zat kimia yang menyebabkan kerusakan pada pulau sel (kelompok-kelompok sel) dalam pankreas tempat insulin dibuat. Semakin banyak pulau sel yang rusak, semakin besar kemungkinan seseorang menderita diabetes.

Mengenal tipe-tipe dari penyakit diabetes sangat penting sebagai tolak ukur dari kesehatan tubuh kita. Sehingga kita bisa lebih awal dalam menangani setiap permasalahan kesehatan. Semoga sajian artikel kami memberikan sebuah manfaat untuk anda. Terimakasih telah berkunjung disitus kami sebagai agen penjual obat herbal diabetes jelly gamat gold-g.

| Mengenal Jenis Diabetes Tipe 1

Semoga Bermanfaat Dan Terimakasih