Berbagai Manfaat Konsumsi Jengkol Bagi Kesehatan

2 Jul

Tidak sedikit orang yang malu mengkonsumsi buah jengkol ini dengan alasan karena buah jengkol dapat menyebabkan bau mulut. Namun, dibalik itu semua terdapat berbagai manfaat bagi kesehatan. Tahukah anda apa saja manfaat konsumsi jengkol bagi kesehatan?

Sebelumnya, mari kita cari tahu terlebih dahulu kandungan apa saja yang terdapat pada buah jengkol.

Jengkol mengandung berbagai vitamin, asam jengkolat, mineral dan serat tinggi. Berikut ini kandungan yang terdapat pada jengkol yang mampu membantu menyembuhkan penyakit.

Berbagai Manfaat Konsumsi Jengkol Bagi Kesehatan

jengkolMembantu mengatasi penyakit jantung

Jengkol memiliki khasiat diuretic yang dapat membantu melancarkan pembuangan urine dan hal ini sangat menguntungkan bagi penderita penyakit jantung koroner. Penyakit ini terjadi disebabkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah.

Penyempitan pembuluh darah tersebut tentu saja akan membuat aliran darah menuju jantung menjadi tidak lancar. Kandungan mineral pada jengkol membuat pembuluh darah tidak mengalami penyempitan kembali. Manfaat dari jengkol tersebut tentu saja dapat diperoleh dengan mengolah jantung tidak menjadi overcook.

Membantu mengatasi penyakit diabetes

Mencegah penyakit diabetes atau kencing manis dikarenakan kandungan asam dan mineralnya. Selain itu juga, kandungan zat dari jengkol dapat membuat kandungan gula dalam darah menurun dalam waktu yang tepat. Namun, asam jengkolat yang terdapat pada jengkol berupa kristal dan tidak mudah larut oleh air. Karena itu, saran dalam mengkonsumsi jengkol adalah jangan berlebihan, karena ginjal bisa jadi tidak dapat menyaring asam tersebut dalam jumlah yang kelewat banyak hingga akhirnya mengalami sulit berhenti buang air kecil atau seirng disebut anyang-anyangan.

Membantu mengatasi sembelit

Serat yang terkandung pada jengkol membantu dalam melancarkan buang air besar, dan secara tidak langsung dapat membantu melangsingkan perut yang buncit akibat sulit BAB (sembelit).

Membantu mencegah anemia

Anemia terjadi dikarena kekurangan zat besi. Jengkol mengandung zat besi yang cukup tinggi yaitu 4.7 gram setiap 100 gram jengkol. Oleh karena itu, jengkol baik untuk mencegah anemia.

| Berbagai Manfaat Konsumsi Jengkol Bagi Kesehatan

 

Artikel Terkait

Bahaya Terlalu Lama Menonton TV Bagi Kesehatan

Bahaya Menonton TV Terlalu Lama Bagi Kesehatan

1 Jul

Hampir sebagian besar orang tentu menyukai kebiasaan menonton TV. TV atau televisi memang menawarkan berbagai hiburan dan acara yang memanjakan mata setiap orang. Kitapun tidak sar telah duduk berjam-jam hanya untuk sekedar menyaksikan berbagai acara yang disajikan oleh stasiun tv, mulai dari film, sinetron, acara olahraga, acara masak, hingga berita artis idola anda. Namun, berdasarkan faktanya, menonton tv terlalu lama tidak baik untuk kesehatan tubuh anda.

Berikut dibawah ini adalah sejumlah penyakit yang dapat menyerang anda jika terlalu lama menonton tv.

Bahaya Menonton TV Terlalu Lama Bagi Kesehatan

nonton tv terlalu lamaRisiko Sakit Jantung

Berdasarkan analisis data yang dikumpulkan selama enam tahun dengan melibatkan 8.800 laki-laki dan perempuan di Australia (Usia 25 yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung), penelitian menemukan bahwa setiap satu jam menonton TV dapat meningkatkan risiko kematian akibat serangan jantung sebesar 18% dan risiko kematian akibat kanker sebesar 9%. Ini berarti bahwa orang yang menonton TV lebih dari 4 jam memiliki 80% peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler selama periode waktu 6 tahun dibandingkan orang yang menonton kurang dari 2 jam setiap harinya.

Gangguan tidur

Terlalu sering menonton TV dapat mengurangi kadar hormon melatonin di otak yang dapat mempengaruhi ritme alami tubuh sehingga membuat anda terjaga lebih lama, tidur tidak teratur dan lelah. Berkurangnya level melatonin juga kerap dikaitkan dengan pubertas dini pada anak perempuan.

Diabetes

Sebuah study pada perempuan yang diterbitkan Journal of American Medical Association tahun 2003 menunjukkan, risiko diabetes menigkat sebesar 14% pada mereka yang menonton TV selama 2 jam dalam sehari. Penelitian lain juga menemukan bahwa pria yang menonton TV lebih dari 40 jam dalam seminggu, 3 kali berisiko menderita diabetes tipe 2 dari pada pria yang menonton TV kurang dari 1 jam setiap minggunya.

Obesitas

Menonton TV terlalu sering membuat otot anda tidak bergerak. Jika otot-otot anda tidak aktif dalam jangka waktu yang sangat lama, dapat mengganggu metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Attention Deficit Disorder (ADD)

ADD adalah gangguan pemusatan perhatian/konsentrasi dan sifat impulsif yang tidak sesuai pada umur anak, bahkan beberapa anak dapat menunjukkan sifat hiperaktif. Penelitian di University of Washington Child Health Institute menemukan bahwa pada anak usia 3 (tiga) tahun yang menonton TV dua jam per hari, 20% berisiko memiliki masalah gangguan perhatian pada usia 7 tahun dibandingkan anak-anak tidak menonton televisi.

Sakit mata

Menonton televisi terlalu banyak buruk bagi mata Anda, terutama ketika menonton televisi di ruangan gelap. Memfokuskan mata Anda terlalu lama pada salah satu objek dapat membuat mata Anda tegang.

Nah itulah efek bahaya terlalu lama menonton TV bagi kesehatan. Apalagi pada anak-anak karena dapat mengurangi sosialisasi dengan teman sebaya mereka dan juga dapat merusak mental mereka. Untuk itu, mulailah ajarkan sejak dini kepada buah hati anda bermain diluar rumah dengan pengawasan orang tua dibandingkan dengan hanya menonton tv.

 

| Bahaya Menonton TV Terlalu Lama Bagi Kesehatan

Artikel terkait

Tips Sehat Menjalankan Puasa Bagi Penderita Diabetes