Inilah Tanda-Tanda Anda Kebanyakan Asupan Gula

19 Sep

Dikutip dari The Artikulo Uno News, ada yang meyakini jika makanan manis memiliki kemampuan untuk membuat kita tersenyum dan menimbulkan perasaan bahagia.

Akan tetapi, sangat penting bagi kita untuk membatasi konsumsi makanan manis atau yang mengandung gula, dalam pola makan kita sehari-hari.

Bahkan beberapa jenis penyakit yang berkaitan erat dengan gula dapat menyerang tubuh, misalnya diabetes, penyakit kardiovaskular, kanker dan bahkan kelelahan adrenal. Maka dari itu, sebaiknya Anda kenali tanda-tanda anda kebanyakan asupan gula.

Inilah Tanda-Tanda Anda Kebanyakan Asupan Gula

Inilah Tanda-Tanda Anda Kebanyakan Asupan Gula

Kelelahan
Kesalahan yang sering dibuat yaitu biasanya saat seseorang merasa lelah, terkadang dia akan mulai mengonsumsi makanan atau minuman bergula untuk mengusir rasa lelah tersebut. Namun, sayangnya hal ini justru akan membuat kadar gula dalam darah semakin meningkatkan dan dapat membahayakan tubuh.

Sering merasa demam atau terserang flu
Jika anda sering merasa sakit dari yang biasanya, hal ini bisa jadi karena kadar gula sudah melebihi ambang batas di dalam tubuh anda.

Nafsu makan meningkat pada jenis makanan berkarbohidrat atau gula
Semakin banyak gula yang Anda makan, semakin kuat niat Anda untuk memakannya kembali. Jika terus berlanjut, dapat menyebabkan ketagihan sehingga sulit untuk berhenti.

Timbul masalah kesehatan kulit
Terlalu banyak makan yang manis-manis juga bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan kulit seperti jerawat, rasa kering padakulit, kulit menjadi tidak seimbang.

Timbul rasa gelisah dan depresi
Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat berdampak buruk secara langsung pada Anda secara emosional.

Berat badan tidak menentu
Terlalu banyak mengonsumsi gula dan karbohidrat olahan secara langsung dapat mempengaruhi berat badan dan dapat memicu terjadinya obesitas.

Darah tinggi
Tekanan darah bisa muncul diakibatkan oleh kandungan sodium. Dimana kandungan ini bisa disebabkan oleh banyaknya kadar gula yang Anda konsumsi.

Masalah pada gigi
Gula sering menyebabkan timbulnya masalah kesehatan gigi seperti gigi berlubang, dll.

Masalah pada jantung
Terlalu banyak memakan makanan bergula memiliki potensi untuk menimbulkan kerusakan pada jantung anda.

Diabetes
Memakan makanan yang mengandung gula terlalu banyak dapat membuat berat badan bertambah. Bertambahnya berat badan dapat menambah resiko terkena diabetes tipe 2

Wah, ternyata terlalu banyak makan gula bisa menimbulkan beberapa macam masalah kesehatan yang menakutkan. Maka dari itu, sebaiknya Anda perhatikan dan selalu kontrol asupan gula Anda. Supaya Anda tetap sehat dan bugar dan terhindar dari beberapa jenis gangguan kesehatan diatas.

Waspadai 5 Penyebab Berat Badan Turun Secara Drastis

7 Jun

Berat badan yang baik dan normal akan menunjang berbagai faktor kesehatan fisik dan psikologis manusia. Untuk tetap menjaga agar berat badan dalam taraf stabil dan ideal perlu dilakukan berbagai upaya seperti menjaga pola hidup sehat dan seringlah mengecek berat badan ideal Anda setiap beberapa bulan sekali. Pemeriksaan medis dan nilai gizi menjadi hal utama yang perlu Anda lakukan agar kesehatan tubuh selalu terjaga. Namun, terdapat beberapa alasan dan penyebab mengapa berat badan tubuh Anda turun secara drastis.

5 Penyebab Berat Badan Turun Secara Drastis

Waspadai 5 Penyebab Berat Badan Turun Secara Drastis

  • Diabetes

Diabetes merupakan salah satu gangguan metabolisme ketika Anda memiliki kadar glukosa darah tinggi, baik karena insulin tidak diproduksi dalam tubuh Anda atau karena tubuh Anda tidak merespons insulin dengan baik atau bahkan keduanya.

Gejala: Sering buang air kecil, haus berlebihan, kelaparan intens, berat badan naik (diabetes tipe-2), berat badan tiba-tiba turun(terutama di tipe-1 diabetes), kelelahan, luka dan memar tidak Sembuh dengan benar, mati rasa atau kesemutan di kaki dan tangan.

Baca Juga: Obat Diabetes

  • Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Adalah sekelompok penyakit paru-paru yang menghalangi aliran udara dan membuat sulit bernapas. Aliran udarah diblokir oleh peradangan pada lapisan saluran bronkial yang membawa udara ke dan dari paru-paru, yang disebut bronkitis kronis.

Kantung udara di paru-paru secara bertahap rusak sehingga sulit bernapas, itu disebut emfisema.

  • Penyakit Addison

Penyakit Addison adalah gangguan hormonal ketika kelenjar adrenal menghasilkan sejumlah hormon, kortisol, dan, dalam beberapa kasus, aldosteron. Hal ini bisa mempengaruhi semua kelompok usia dan kedua jenis kelamin.

  • Penyakit Crohn

Penyakit Crohn adalah penyakit inflamasi usus (IBD). Hal ini menyebabkan peradangan pada lapisan saluran pencernaan, yang dapat menyebabkan sakit perut, diare berat, dan bahkan kekurangan gizi.

Baca Juga: 3 Jenis Ikan Terbaik Untuk Penderita Diabetes

  • Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson adalah gangguan progresif dari sistem saraf yang menyebabkan kekakuan pada tubuh dan wajah, atau memperlambat gerakan.

Itulah 5 penyakit yang bisa membuat berat badan Anda turun secara drastis dalam waktu singkat. Semoga Anda selalu diberikan kesehatan. Aamiin

 

| Waspadai 5 Penyebab Berat Badan Turun Secara Drastis

Manfaat Mengonsumsi Kacang-Kacangan Untuk Kesehatan

26 Apr

Obesitas masih menjadi faktor utama pemicu timbulnya penyakit kronis seperti diabetes, serangan jantung, asam urat, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Mengingat betapa bahayanya akibat dari obesitas, sehingga Anda harus selalu bisa menjaga dan mengontrol berat badan Anda.

Baca Juga: Cara Alami Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Normal

Untuk menjaganya, Anda bisa dengan mengonsumsi kacang-kacangan. Selain bisa mencegah kenaikkan berat badan, ternyata mengonsumsi kacang-kacangan juga bagus untuk kesehatan

Manfaat Mengonsumsi Kacang-Kacangan Untuk Kesehatan

Manfaat Mengonsumsi Kacang-Kacangan Untuk Kesehatan

Kacang bukan hanya mengandung protein yang tinggi dan indeks glikemiks rendah namun dengan mengonsumsi kacang Anda bisa mengurangi pilihan makanan yang kurang sehat.

Dilansir dalam The Star (13/04), data menunjukkan bahwa setelah menambahkan satu porsi kacang-kacangan sekitar 130 gram dapat menurunkan berat badan sekitar 0,34 Kg dalam waktu 6 minggu, tanpa melakukan upaya mengurangi makanan lainnya

Dr Russell de Souza, selaku pemimpin studi mengatakan, meskipun penurunan berat badannya kecil, temuan kami menunjukkan bahwa rajin mencampurkan kacang ke dalam makanan dapat membantu penurunan berat badan dan juga mencegah berat badan naik kembali.

Penelitian ini juga memaparkan mengenai manfaat kesehatan dari porsi harian kacang-kacangan. Mereka menemukan bahwa bahan makanan sehat ini dapat meningkatkan rasa kenyang sebesar 31 persen dan menurunkan “kolesterol jahat” sebesar 5 persen.

Berikut dibawah ini beberapa manfaat mengonsumsi kacang-kacangan untuk kesehatan diantaranya yaitu:

  • Mencegah penyakit jantung

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang yang banyak mengonsumsi kacang-kacangan memiliki risiko kecil terkena penyakit jantung. Karena didalamnya terdapat kandungan fitokimia yang dapat melindungi jantung.

  • Melawan kanker

Sebenarnya, kacang mengandung banyak bahan kimia tanaman yang dapat melawan kanker, khususnya: isoflavon dan pitosterol yang berguna mengurangi risiko kanker.

  • Menurunkan kolesterol

Hasil Studi menemukan bahwa asupan sekitar 10 gram serat larut sehari mengurangi kolesterol LDL sekitar 10 persen. Kacang juga mengandung saponin dan pitosterol, yang membantu menurunkan kolesterol darah. Sehingga, kacang dapat memberikan asupan serat laur yang berperan penting dalam mengontrol kolesterol darah.

  • Menurunkan berat badan

Kandungan protein, vitamin dan serat yang terdapat pada kacang-kacangan dapat membantu melancarkan metabolisme Anda. 1 porsi kacang akan memberi rasa kenyang lebih cepat, karena kandungan seratnya. Serta dapat menyebabkan kenaikkan gula darah yang lambat tetapi memberikan pasokan energi yang cukup.

  • Mengatasi diabetes

Kacang-kacangan dapat membantu Anda mengontrol diabetes karena adanya keseimbangan kandungan karbohidrat kompleks dan protein yang akan memberi asupan glukosa secara perlahan dan stabil sehingga gula darah tidak melonjak seperti jika Anda mengonsumsi karbohidrat biasa.

Meski mengonsumsi kacang-kacangan dapat memberikan manfaat untuk kesehatan, namun disarankan dalam pengolahannya untuk tidak tidak goreng melainkan direbus atau dikukus.

| Manfaat Mengonsumsi Kacang-Kacangan Untuk Kesehatan

Gejala Penyakit yang Disebabkan Oleh Kelebihan Vitamin C

29 Mar

Vitamin C memang penting dibutuhkan oleh tubuh, namun vitamin C ini mudah larut dalam air sehingga mudah hilang melalui keringat ataupun air seni. Meski vitamin C sangat di butuhkan untuk memenuhi asupan nutrisi kita, namun tetap ada batasannya.

Kebutuhan vitamin C harian yang direkomendasikan adalah sekitar 75 mg untuk wanita yang tidak merokok dan 90 mg untuk pria yang tidak merokok. Sementara untuk perokok, kebutuhan vitamin C harian mencapai 110mg, baik pria maupun wanita. Dan 2000mg per hari untuk orang dewasa.

Meski aman untuk dikonsumsi sehari-hari. Namun, ada sebagian orang yang lebih sensitif, bila terlalu banyak mengkonsumsi vitamin C bisa menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius. Ini dia gejala penyakit yang disebabkan oleh kelebihan vitamin C.

Gejala Penyakit yang Disebabkan Oleh Kelebihan Vitamin C

gejala penyakit kelebihan vitamin C

  • Penyakit batu ginjal

Overdosis vitamin C dapat meningkatkan risiko masalah ginjal. Alasannya, konsumsi suplemen vitamin C tingkat tinggi dapat meningkatkan kadar oksalat dalam urin dan menghasilkan batu ginjal kalsium oksalat, jenis yang paling umum dari batu ginjal. Oksalat ditemukan secara alami dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan coklat, dan juga diproduksi oleh hati.

Baca Juga: Konsumsi Daging Merah dapat Meningkatkan Risiko Diabetes

  • Gejala Alergi

Siapapun yang memiliki alergi jagung harus memeriksa apakah suplemen vitamin C yang dikonsumsinya, karena beberapa suplemen vitamin C terbuat dari jagung.

  • Penyakit jantung pada wanita

Wanita postmenopause yang menderita diabetes dilarang mengkonsumsi suplemen vitamin C. Hal ini telah dibuktikan dari hasil penelitian yang membuktikan bahwa lebih dari 1900 wanita yang pascamenopause dengan diabetes menemukan bahwa wanita yang memiliki asupan vitamin C tertinggi (lebih dari 300 mg per hari) dari suplemen bukan dari makanan memiliki peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler.

  • Darah encer

Sifat antikoagulan seperti warfarin pada vitamin C dapat menyebabkan darah encer.

  • Penyakit diabetes

Mengambil dosis tinggi vitamin C dapat berdampak pada kadar glukosa darah pada pasien diabetes dan dengan demikian mempengaruhi kebutuhannya untuk obat antidiabetes.

Itulah beberapa gejala penyakit yang ditimbulkan dari kelebihan asupan vitamin C harian anda. Sebaiknya, cukupi asupan vitamin C anda dengan aturan yang direkomendasikan dan tidak lebih. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan anda dan tidak terjadi overdosis vitamin C yang juga dapat membahayakan kesehatan anda.

| Gejala Penyakit yang Disebabkan Oleh Kelebihan Vitamin C

Konsumsi Daging Merah Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes

23 Mar

Benarkah konsumsi daging merah dapat meningkatkan risiko diabetes? Diabetes tipe II merupakan kondisi dimana tubuh tidak mampu meproduksi cukup hormon insulin yang diperlukan untuk mengubah glukosa dalam tubuh menjadi energi.

bahaya terlalu banyak mengkonsumsi daging merah

Saat kadar glukosa meningkat dalam tubuh, maka gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, pendengaran berkurang, kemampuan penglihatan menurun, serta komplikasi pada kulit dan kaki akan muncul.

Baca Juga: Khasiat dan Manfaat Kembang Sepatu Bagi Kesehatan

Menurut study JAMA Internal Medicine yang dikutip Kantor Berita Xinhua, kebiasaan mengkonsumsi daging merah dapat meningkatkan risiko diabetes tipe dua.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Nasional Singapura juga telah menemukan bahwa mereka yang tidak mengurangi asupan daging merah selama penelitian berlangsung berisiko 48% terkena penyakit diabetes, dan sebaliknya, mereka yang mengurangi konsumsi daging merah ternyata mengalami penurunan risiko terkena diabetes sebanyak 14%.

Peneliti juga meneliti antara daging merah segar dan daging merah yang sudah diproses secara terpisah. Hasilnya, mereka menemukan penyebab utama diabetes yang paling besar adalah kandungan asam lemak jenuh yang sangat tinggi pada daging yang sudah diproses.

Oleh sebab itu, sebaiknya anda kurangi mengkonsumsi daging merah demi menjaga kesehatan anda. Karena kesehatan merupakan aset yang paling berharga dan paling mahal harganya. Terimakasih, semoga bermanfaat dan semoga diberikan kesehatan. Aamiin

| Konsumsi Daging Merah Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes