Komplikasi Penyakit Diabetes Akut dan Diabetes Kronis

24 Apr

Diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dalam jangka waktu panjang dapat menimbulkan berbagai gangguan (komplikasi). Kadar glukosa darah yang tinggi secara terus menerus selama bertahun-tahun pada akhirnya merusak organ-organ tubuh. Hampir seluruh organ tubuh dapat terpengaruh oleh diabetes kronis, seperti: jantung, pembuluh darah, ginjal, mata, sistem saraf, dll.
Oleh karena itu, penderita diabetes diharuskan untuk selalu mengontrol kadar gula darah atau glukosa secara teratur, menjaga pola makan, mengatur berat badan dan melakukan cek up secara rutin. Berikut dibawah ini komplikasi Penyakit Diabetes Akut dan Diabetes Kronis

komplikasi Penyakit Diabetes Akut dan Diabetes Kronis

komplikasi penyakit diabetes

  1. 1. Komplikasi Diabetes Akut / Komplikasi Jangka Pendek

Penyakit diabetes melitus jangka pendek dapat diikuti dengan berbagai komplikasi. Seperti:

  • Hiperglikemia

Yaitu Kondisi yang serius dimana gula darah tinggi dalam waktu panjang yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan organ tubuh. Komplikasi ini dapat terjadi jika pasien tidak mengambil tindakan-tindakan untuk mengurangi level glukosa dalam darah seperti injeksi insulin atau disebabkan karena pola makan dan gaya hidup yang tidak berorientasi pada penenangan penyakit diabetes.

  • Hipoglikemia

Dalam kasus ini terjadi penanganan yang salam pada penderita diabetes sehingga level glukosa dalam darah menjadi terlalu rendah. Melewatkan jam makan dan berolahraga serta mengkonsumsi obat diabetes (memperkecil kadar glukosa) atau melakukan injeksi insulin bisa menyebabkan hipoglikemia. Untuk mencegah terjadinya hipoglikemia, disarankan untuk selalu mengontrol gula darah serta seringlah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan diabetes yang tepat.

  • Ketoacidosis

Yaitu, komplikasi penyakit diabetes yang terjadi saat tubuh tidak mampu menggunakan glukosa atau gula darah sebagai energi karena kekurangan insulin. Saat sel-sel tubuh kekurangan energi, mereka akan menggunakan cadangan lemak sebagai energi. Saat jaringan lemak terganggu, terbentuklah zat keton atau racun dalam darah. Kondisi ini dapat mengakibatkan kesulitan bernapas, sakit perut parah dan dehidrasi.

  1. 2. Komplikasi Diabetes Kronis atau Komplikasi Jangka Panjang

Semakin lama seseorang menderita penyakit diabetes, maka akan semakin tinggi pula resiko seseorang mengalami komplikasi akibat dari masalah glukosa dalam darah.
Penanganan yang baik dan tepat bisa mencegah terjadinya komplikasi-komplikasi atau semakin baik pasien mengontrol level glukosa tetap normal maka semakin kecil resiko seseorang terkena komplikasi diabetes.

Komplikasi akibat diabetes umumnya berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah. Diabetes dalam jangka panjang dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengurangi volume aliran darah ke berbagai bagian tubuh seperti mata, ginjal, jaringan saraf, dll. Akibatnya, bagian-bagian tubuh tersebut akan mengalami kerusakan fungsi yang serius bahkan mengancan jiwa. Berikut dibawah ini komplikasi-komplikasi yang dapat ditimbulkan dari penyakit diabetes jangka panjang atau kronis:

  • Kerusakan mata

Penyakit diabetes dapat merusak pembuluh darah di mata yang bisa menyebabkan timbulnya gangguan kesehatan mata seperti: katarak, glaukoma, kerusakan retina, hingga kebutaan.

  • Masalah pada kulit dan kaki

Penderita diabetes sangat rentan terhadap masalah kaki. Rusaknya jaringan saraf dan pembuluh darah akan membatasi aliran darah ke tempat tersebut. Luka gores kecil di kaki atau kulit dengan mudah berubah menjadi luka infeksi yang sangat parah. Tanpa perhatian yang serius, luka tersebut akan semakin menyebar dan merusak. Pada kondisi terparah, bagian tersebut harus diamputasi agar infeski tidak terus menyebar.

  • Masalah jantung

Peneliti mengatakan bahwa resiko serangan jantung pada penderita diabetes sama dengan orang yang pernah terkena serangan jantung sebelumnya.

Adapun beberapa masalah pada jantung dan penyempitan pembuluh darah yang berhubungan dengan penyakit diabetes, diantaranya yaitu:

  1. Stroke
  2. Kerusakan pembuluh arteri
  3. Tekanan darah tinggi
  4. Kolesterol tinggi
  5. Neurophaty

Gula yang berlebihan pada tubuh dapat merusak saraf dan jaringan pembuluh di kaki dan tangan yang menyebabkan kesemutan, mati rasa, sakit atau sensai seperti terbakar. Bahkan pada kondisi mati rasa yang parah, penderita diabetes tidak bisa merasakan rasa sakit jika tergores, hingga akhirnya sadar saat luka tersebut melebar dan terinfeksi.

Selain beberapa komplikasi diatas, penyakit-penyakit dibawah ini juga memiliki potensi terjadi pada penderita diabetes dalam jangka panjang, seperti:

  1. Infeksi kulit
  2. Infeksi saluran kemih
  3. Gagal ginjal
  4. Disfungsi ereksi.

Itulah beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada penderita diabetes. Untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit diabetes, disarankan untuk selalu mengecek kadar gula darah, serta menjaga pola hidup dan diet agar gula darah tetap normal.

 

 

| Komplikasi Penyakit Diabetes

 

 

Artikel lainnya:
Perbedaan diabetes basah dan diabetes kering

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *