Perawatan Gigi dan Mulut Pada Penderita Diabetes

12 Aug

Sebagai seorang penderita diabetes, meningkatnya kadar gula dalam darah dapat merusak berbagai bagian tubuh, termasuk gigi dan mulut. Diabetes meningkatkan risiko penyakit gusi, karies, gigi goyang, xerostomia dan infeksu mulut lainnya.

Kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik dapat menyebabkan diabetes anda lebih sulit dikendalikan. Infeksi yang terjadi menyebabkan gula darah anda meningkat dan butuh lebih banyak insulin untuk mengendalikannya. Diabetes juga bisa mengganggu indera perasa anda. Mungkin tidak disadari, tetapi hal ini bisa mempengaruhi pilihan makanan anda. Makanan manis akan merusak gigi dan juga menambah parah diabetes anda.

Baca Juga: Dokter Diabetes Terbaik di Indonesia

Perawatan Gigi dan Mulut Pada Penderita Diabetes

perawatan gigi dan mulut

Apabila anda mengidap diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2, mengelola tingkat gula darah adalah kuncinya. Semakin tinggi tingkat gula darah, semakin tinggi pula risiko anda mengalami sakit gigi, gusi, dll. Untuk mencegah itu semua, maka anda diharuskan untuk mengetahui perawatan gigi dan mulut pada penderita diabetes. Oleh karena itu, berikut ini beberapa poin penting yang harus anda ketahui:

  • Membuat komitmen untuk mengelola diabetes: Memonitor kadar gula dan ikuti petunjuk dokter untuk menjaga tingkat gula darah sesuai target yang adan buat.
  • Semakin baik anda mengontrol kadar gula darah, semakin kecil kemungkinan untuk mengembangkan gingivitis dan masalah gigi lainnya.
  • Sikat gigi setidaknya dua kali sehari: Sikat gigi di pagi dan malam hari dan idealnya, setelah makan dan makan makanan ringan. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi yang mengandung fluoride. Hindari menggosok gigi dengan kuat karena dapat mengiritasi gusi. Pertimbangkan untuk menggunakan sikat gigi elektrik, terutama jika anda memiliki arthritis atau masalah lain yang membuat sulit untuk menyikat gigi dengan baik.
  • Menggunakan benang gigi setidaknya sehari sekali: Penggunaan flossing atau benang gigi membantu menghilangkan plak antara gigi dan dibaawah garis gusi.
  • Mengambil tindakan pencegahan khusus dengan operasi gigi: Jika merencanakan operasi gigi, pastikan bahwa dokter gigi telah berkonsultasi dengan anda terlebih dahulu. Anda mungkin perlu menyesuaikan obat diabetes atau mengambil antibiotik untuk mencegah infeksi.
  • Ketahui tanda-tanda awal penyakit gusi: Melaporkan tanda-tanda penyakit gusi termasuk kemerahan, pembengkakan dan pendarahan gusi kepada dokter gigi. Juga menyebutkan tanda-tanda lain dan gejala, seperti mulut kering, sariawan atau sakit mulut.
  • Jangan merokok. Merokok meningkatkan risiko komplikasi diabetes serius, termasuk penyakit gusi. Jika Anda merokok, meminta dokter Anda tentang pilihan untuk membantu Anda berhenti.

Itulah beberapa poin penting yang harus selalu anda ingat. Karena hal itu dapat mencegah terjadinya komplikasi pada penderita diabetes. Semoga artikel mengenai perawatan gigi dan mulut pada penderita diabetes ini bermanfaat untuk anda serta menambah wawasan dan pengetahuan anda. Terimakasih

| Perawatan Gigi dan Mulut Pada Penderita Diabetes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *