Seputar Penyakit Diabetes Insipidus

21 Apr

Diabetes insipidus adalah penyakit yang berkaitan dengan hormon ADH (Anti-diuretik hormon) atau reseptornya. Hormon ADH bekerja pada ginjal untuk memekatkan urin, sehingga terjadi keseimbangan air dan elektrolit dalam tubuh. Bila terjadi gangguan pada produksi hormon ADH atau masalah pada reseptornya di ginjal, maka akan membuat produksi urin yang berlebihan sehingga bisa mengakibatkan dehidrasi dan membuat penderita merasa kehausan setiap saat.

Seputar Penyakit Diabetes Insipidus

diabetes insipidusDiabetes insipidus dan diabetes mellitus merupakan dua penyakit yang berbeda dan tidak terkait. Walaupun kedua penyakit ini memiliki gejala yang sama yaitu polyuria (produksi urin yang berlebihan), namun pada penderita diabetes insipidus tidak mengandung glukosa.

Ada 2 jenis utama diabetes insipidus, diantaranya yaitu:

  • Diabetes insipidus kranial / sentral

Diabetes insipidus kranial terjadi ketika ADH tidak cukup dalam tubuh untuk mengatur jumlah urin yang dihasilkan. Ini adalah jenis yang paling umum dari penyakit diabetes insipidus dan dapat disebabkan oleh kerusakan pada hipotalamus atau kelenjar pituitari, misalnya setelah infeksi, operasi atau cedera kepala. Sekitar 30% kasus diabetes insipidus kranial yang penyebab kondisinya tidak diketahui.

  • Diabetes insipidus nefrogenik.

Terjadi ketika terdapat ADH yang cukup dalam tubuh, namun ginjal gagal menanggapinya. Kondisi ini disebabkan oleh faktor keturunan atau dapat disebabkan oleh kerusakan ginjal.

Penyebab Diabetes Insipidus

Terdapat beberapa penyebab terjadinya penyakit diabetes insipidus, diantaranya yaitu:

  1. Gangguan hipotalamus atau hipofisa
  2. Cedera otak (terutama patah tulang di dasar tengkorak)
  3. Tumor
  4. Sarkoidosis atau tuberkulosis
  5. Aneurisma atau penyumbatan arteri yang menuju ke otak
  6. Beberapa bentuk ensefalitis atau meningitis.

Gejala Penyakit Diabetes Insipidus

Gejala Insipidus bisa timbul secara perlahan maupun secara tiba-tiba pada segala usia. Seringkali satu-satunya gejala adalah rasa haus dan pengeluaran air kemih yang berlebihan. Sebagai kompensasi hilangnya cairan melalui air kemih, penderita bisa minum sejumlah besar cairan. Jika kompensasi ini tidak terpenuhi, maka dengan segera akan terjadi dehidrasi yang menyebabkan penurunan tekanan darah dan syok. Penderita akan terus berkemih dalam jumlah yang sangat banyak, terutama di malam hari. Dan berikut dibawah ini gejala umum dari penyakit diabetes insipidus:

  • Rasa haus yang berlebihan
  • Produksi urin yang berlebihan
  • Kelelahan yang berhubungan dengan gangguan keseimbangan elektrolit.

Sebenarnya, penyakit diabetes insipidus merupakan suatu kondisi yang jarang terjadi, diperkirakan mempengaruhi 1 dari 25.000 orang. Seperti kondisi umum yang diperoleh dari luka atau infeksi, diabetes insipidus dapat mempengaruhi semua orang dari segala usia.
Maka dari itu, penting untuk kita mengenal gejala penyakit insipidus. Sebagai langkah awal kepedulian kita terhadap kesehatan diri sendiri.

| Seputar Penyakit Diabetes Insipidus

 

Artikel lainnya:

Obat turunkan gula darah

Diabetes Tipe 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *