Waspada, Diabetes Tidak Terkontrol Picu Alzheimer

27 Jun

Diabetes yang tidak terkontrol diketahui dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh. Berbagai penyakit pun dapat menyerang penderita diabetes. Salah satunya membuat penderita mengalami masalah memori. Bahkan, sejumlah penelitian menyebutkan bahwa penderita diabetes melitus berisiko tinggi mengalami demensia alzheimer atau penyakit pikun. Kemungkinan seorang penderita diabetes terkena penyakit alzheimer bisa mencapai enam kali lipat.

Lalu, apa hubungan penyakit diabetes dengan penyakit alzheimer?

Waspada, Diabetes Tidak Terkontrol Picu Alzheimer

diabetessDua penyakit yang paling umum ditakuti di seluruh dunia yaitu diabetes tipe 2 dan alzheimer ternyata memiliki hubungan erat. Penelitian terbaru menyebutkan, pasien resistensi insulin atau menderita diabetes tipe 2 terbukti meningkatkan risiko pembentukan plak atau kerusakan otak yang terkait dengan penyakit alzheimer.

Alzheimer merupakan jenis kepikunan yang parah karena dapat melumpuhkan pikiran dan kecerdasan seseorang. Biasanya diderita oleh orang lanjut usia. Keadaan ini ditunjukkan dengan kemunduran fungsi intelektual dan emosional secara progresif dan perlahan sehingga mengganggu kegiatan sosial sehari-hari.

Profesor psikiatri dari UCLA Semel Institute Amerika Serikat, Gary Small, di Jakarta. Mengatakan bahwa,”penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit alzheimer. Maka dari itu harus dikontrol supaya tidak sampai merusak otak.

Lebih lanjut Gary menjelaskan, penderita diabetes mengalami sirkulasi darah ke otak yang umumnya tidak berlangsung dengan baik sehingga membentuk stroke-stroke kecil yang bisa membuat penderitanya mengalami penurunan fungsi otak yang mengakibatkan gangguan ingatan, penelitian, dan sulit berpikir.

Adapun yang menjadi masalah penderita diabetes umumnya adalah kesulitan menstransfer gula ke sel-sel di otak, padahal gula merupakan energi yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan memori kita.

Menurut beberapa teori telah menunjukkan bahwa kurangnya asupan yang baik untuk otak, dapat berkontribusi besar terhadap munculnya penyakit pikun. Oleh karena itu, penderita diabetes diharus untuk mengontrol penyakitnya. Untuk membantu menurunkan risiko terkena penyakit alzheimer, disarankan untuk rutin berolahraga, hindari rokok dan selalu memakan makanan sehat.

| Waspada, Diabetes Tidak Terkontrol Picu Alzheimer

Artikel Terkait

Manfaat Pemberian ASI Eksklusif Bagi Bayi